Kanker mulut adalah kanker yang menyerang area bibir, jaringan dinding mulut, lidah, gusi, dan langit-langit mulut. Pengobatan kanker mulut dilakukan dengan beberapa cara, menyesuaikan kondisi pasien.

Sebelum mengobati kanker mulut, alangkah baiknya jika anda melakukan pencegahan. Kanker mulut dapat menyebar pada faring dan kelenjar ludah. Gejala umum yang terjadi adalah sariawan yang tidak kunjung sembuh dalam jangka waktu lama.

Kanker mulut dapat dideteksi sejak dini sehingga pengobatan kanker mulut dapat diberikan dengan segera. Berikut gejala kanker mulut yang perlu anda ketahui dan waspadai.

  • Nyeri pada mulut

Gejala awal kanker mulut yang sering dialami penderita adalah rasa nyeri pada mulut yang tak kunjung sembuh dan berlangsung lama. Jika merasakan nyeri pada mulut dan berlangsung lama segera periksakan ke dokter. Penangan yang tepat dan cepat dapat membantu anda terhindari dari penyakit kanker mulut.

  • Bau mulut

Umumnyam bau mulut adalah permasalahan banyak orang. Namun jika anda melakukan berbagai cara untuk mengatasi bau mulut dan tidak terjadi perubahan, maka sebaiknya konsultasikan kepada dokter anda. Bau mulut yang tak kunjung hilang adalah gejala dari kanker mulut yang tidak banyak orang sadari.

  • Munculnya bercak putih atau merah
READ  Penyebab, Diagnosis, dan Stadium Kanker Mulut

Munculnya bercak putih atau merah pada tenggorokan dapat menjadi gejala awal kanker mulut. Bercak tersebut biasanya dianggap biasa saja, namun anda harus waspada, sebab bercak putih atau merah yang muncul adalah tanda dari perkembangan kanker mulut.

  • Sulit menelan

Sensasi terbakar saat menelan atau mengunyah makanan adalah tanda dari kanker mulut. Biasanya pada bagian tenggorokan merasakan adanya makanan yang tersangkut atau menempel. Rasa sakit saat menelan juga diakibatkan oleh penyempitan kerongkongan yang berbahaya bagi kesehatan mulut anda.

  • Perubahan suara

Kanker mulut dapat memengaruhi suara anda. Hal ini disebabkan kanker telah menyebar ke pita suara, akibatnya suara menjadi serak atau parau. Hal ini membuat penderita kesulitan dalam mengucapkan beberapa kata atau berbicara.

  • Sakit pada gigi atau rahang

Nyeri pada gigi atau rahang dapat menjadi gejala munculnya kanker mulut. Anda harus waspada ketika anda mengalami nyeri gigi atau rahang yang kunjung sembuh dalam waktu lama. Ketika anda mengalami hal ini, segera periksakan diri anda ke dokter.

  • Lidah mati rasa
READ  Yuk, Cari Tahu Cara Mudah Merawat Kulit Pria

Sel kanker yang telah menyebar dapat menyebabkan mati rasa pada lidah anda. Hal ini tentu saja dapat mengganggu dan menyebabkan seseorang tidak dapat merasakan rasa dari makanan, dan menurunkan nafsu makan.

Pengobatan

Pengobatan yang dilakukan disesuaikan dengan stadium kanker, letak, dan jenis kanker mulut. Berikut beberapa cara untuk dalam mengobati kanker ini.

  • Radioterapi

Pengobatan dengan prosedur ini dilakukan untuk membunun sel kanker dengan menggunakan sinak-x. Umumnya, radioterapi dikombinasikan dengan kemoterapi atau operasi.

Efek samping dari radioterapi adalah mulut terasa kering, pembusukan gigi, dan kerusakan pada tulang rahang. Komsultasikan kepada dokter sebelum melakukan radioterapi.

  • Operasi

Pada stadium awal dapat dilakukan dengan menggunakan sinar laser. Namun, apabila kanker telah menyebar ke area lain, maka perlu dilakukan pengangkatan kanker tersebut. Dokter bedah dapat melakukan rekonstruksi wajah untuk mengembalikan bentuk bagian atau jaringan yang diangkat.

Efek samping dari operasi berupa infeksi dan pendarahan. Selain itu, operasi dapat memengaruhi cara bicara, dan penampilan.

  • Kemoterapi
READ  Gejala dan Penyebab Kanker Laring yang Perlu Anda Waspadai

Dokter akan mengajurkan kemoterapi jika kanker telah menyebar luas dan berisiko tumbuh kembali. obat-obatan yang digunakan akan menghancurkan sel-sel kanker agar tidak berkembang.

Efek samping dari kemoterapi berupa mual, muntah, cepat lelah, nyeri pada mulut, dan sariawan.

  • Terapi obat bertarget

Terapi ini bertujuan untuk membunuh sel-sel kanker dan merangsang sistem imun untuk membunuh sel kanker tersebut. terapi obat bertarget ini bisa diberikan bersama dengan kemoterapi.

Efek samping dari terapi obat bertarget berupa diare, ruam, gatal-gatal, dan infeksi.

Pencegahan

Penyebab dari kanker mulut belum diketahui secara pasti sehingga tidak dapat dicegah sepenuhnya. Namun hal-hal berikut dapat diterapkan untuk mengurangi risiko timbulnya kanker mulut.

  • Menjaga kebersihan dan kesehatan mulut dan gigi dengan rajin menggosok gigi.
  • Menghindari mengonsumsi alkohol.
  • Pola makan dan hidup sehat, memperbanyak mengonsumi sayur dan buah.
  • Tidak atau mengurangi merokok.
  • Rutin memeriksakan gigi, setidaknya satu tahun sekali.

Referensi:

Alodokter.com

Sehatq.com

 

Sumber gambar:

alodokter.com