Kanker mata adalah jenis kanker yang meyerang bagian jaringan mata. Mutasi genetik adalah faktor utama penyebab kanker ini. Pertumbuhan sel jaringan mata yang tidak terkendali akibat perubahan pada gen atau DNA sel jaringan mata. Oleh sebab itu, diagnosis kanker mata perlu dilakukan sejak dini.

Ketika anda mengalami gejala kanker mata, ada baiknya segera memeriksakan kondisi anda agar dokter dapat memberikan diagnosis terkait kanker mata.

Diagnosis Kanker Mata

Diagnosis dan pemeriksaan sangat penting untuk dilakukan guna mendeteksi kanker sejak dini. Dokter akan melakukan diagnosis kanker mata dengan cara pemeriksaan mata. Pemeriksaan mata dapat dilakukan dengan bantuan alat seperti oftalmoskopi dan ganioskopi lensa.

Dokter akan melakukan pemerisaan terkait:

  • Pemeriksaan mata dengan menggunakan cahaya dari oftalmoskopi untuk memeriksa adanya melanoma.
  • Memeriksa kondisi medis penderita, gejala, dan riwayat kanker keluarga terutama kanker mata.
  • Pergerakan bola mata penderita.
  • Kemampuan penglihatan mata.
  • Pemeriksaan pelebaran pembuluh darah mata.
  • Pemeriksaan pada vitreous humor, yaitu cairan bening seperti jelly dalam bola mata. Jika mengalami limfoma intraocular, maka vitreous humor akan mengalami pengeruhan.
READ  Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Kanker Laring

Untuk mengetahui tingkat pertumbuhan san penyebaran sel kanker, penderita dapat melakukan pemeriksaan lanjut.

  • Tes pungsi lumbal. Tes ini dilakukan untuk mendeteksi penyebaran kanker limfoma intraocular yang biasanya menyebar pada otak atau saraf tulang belakang. Pengambilan cairan serebrospinal dari daerah tulang belakang adalah cara untuk melakukan tes ini.
  • Pemindaian seperti CT scan, USG mata, atau MRI dapat dilakukan untuk mengetahui lokasi dan ukuran sel kanker. Pemindaian ini juga dapat dilakukan pada organ lain untuk mengetahui sejauh mana penyebaran kanker telah terjadi.
  • Biopsi adalah pemeriksaan dengan cara mengambil sampel jaringan mata untuk diperiksan dibawah mikroskop. Pemeriksaan dengan cara biopsi jarang dilakukan sebab memiliki tingkat kesulitan dalam mengambil sampel jaringan mata tanpa menimbulkan kerusakan.
READ  Penyebab dan Gejala Kanker Mata yang Harus Anda Waspadai

Gejala Kanker Mata

Berikut gejala kanker mata yang umum terjadi:

  • Penglihatan mulai terasa kabur
  • Pembekakan pada bagian mata atau kelopak mata
  • Perlahan, kehilangan sebagian atau seluruh penglihatan
  • Melihat kilatan cahaya, garis bengkok, bercak, bayangan
  • Terapat bintik gelap pada bagian iris
  • Gangguan pada jangkauan dan lapang pandangan

Gejala yang disebutkan di atas bisa juga sebagai gejala penyakit lain selain kanker mata. Terkadang kanker mata jenis melanoma intraocular tidak menunjukkan gejala apapun. Karena kanker mata jenis melanoma intraocular tidak menimbulkan gejala, maka perlu melakukan diagnosis jika anda mengalami gejala yang telah disebutkan.

Gejala kanker mata jenis retinoblastoma lebih spesifik. Meskipun lebih spesifik, namun seringkali gejalanya sulit dikenali, oleh sebab itu perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Gejala kanker jenis retinoblastoma antara lain:

  • Terdapat perubahan warna pada iris mata
  • Bermata juling
  • Mata merah dan mengalami peradangan pada mata
  • Penglihatan buram atau kurang baik
  • Refleksi berwarna putih di pupil mata. Refleksi pupil yang normal biasanya berwarna merah saat difoto
READ  Penyebab, Diagnosis, dan Stadium Kanker Mulut

Penyebab Kanker Mata

Penyebab kanker mata belum diketahui secara pasti. Namun terjadinya kanker mata diakibatkan oleh mutasi gen yang terjadi pada jaringan mata. Sel mata pada umumnya atau dalam kondisi normal akan membelah diri secara teratur dan berkala untuk mengganti sel jaringan mata yang telah rusak. Saat pembelahan sel tersebut, terdapat gen dalam sel jaringan mata yang mengatur kapan waktunya sel melakukan pembelahan dan berhenti membelah diri.

Perubahan pada gen atau DNA sel yang mengatur pembelahan sel jaringan mata tersebut dapat mengakibatkan terjadinya kanker mata. Perubahan atau mutasi gen tersebut membuat gen pengontrol pembelahan sel menjadi tidak berfungsi dan menyebabkan sel jaringan mata membelah diri secara tidak terkendali atau abnormal.

 

 

Referensi:

Alodokter.com

Hellosehat.com

Halodoc.com

Sumber: idntimes.com